::: seperti air yang mengalir :::

untuk sahabat17:45 30 August, 2006 5:45 pm

Photobucket - Video and Image Hosting

Tadi jam 23.30 baru sampe rumah, wahhh…lumayan rame konser menembus batasnya, ehh sempet liat nggak di TV …. Kayaknya sih acaranya live deh mba di Indosiar…

 

…Jam 19.00 aku sudah nyampe di Jakarta Convention Center tempat konser di gelar …, waduww sempet clingukan juga sih nyari panitia… masalahnya konfirmasi tiket gratisnya kan lewat telepon, eh.. untung ada beberapa orang pake seragam flexi … heee.. dengan sedikit basa-basi aku deketin deh ..trus … maaf mbak dimana ya untuk konfirmasi ulang tiket gratis telkom …, oh ..mas siapa ..? saya bla..bla…. akhirnya bener aku bertanya sama orang yang pas, …setelah nanda tangani pengambilan tiket …ehh di kasih kemeja juga … ada tulisannya flexi … asik … mumpung gratis terima aja dehh J

Banyak juga undangan yang dapet tiket …, dann.. karena kita jadi pake seragam semua..trus kenal-kenalan sebentar… heheee…trus foto-foto deh …, cihuyy… dapat kenalan baru deh …., ehh.. ini bukannya…mbak santi…adminnya forum flexiland …., lho kok mas didi tau …, hmmm…kan ada di buletin telkom mbak … aku kemarin baca ada fotonya mbak santi …., dia tambah bingung ….

Wakh …. dari pada bingung akhirnya wis ayo deh…foto bareng mbak buat kenang-kenangan heheee….

untuk sahabat04:27 29 August, 2006 4:27 am

Photobucket - Video and Image Hosting

Ups.. sudah lewat jam 12 malem, mana gak bisa tidur lagi …, terpaksa deh minta di temenin ipod .. lhaahh lagunya ungu .., aku jadi inget .. melati gak suka ma lagunya ungu ma ari laso .., padahal lagunya enak juga, apa karena terlalu sentimen kali …, ah yang penting enak juga aku dengerin … demi waktu … jika kau bukan pilihan hatiku … sejauh mungkin … dan zzzzz…. akhirnya aku tertidur juga ..

Hari ini untung kerjaan kantor lagi off, tadinya mo maintenance jaringan. nyebelin emang ada yang bawa virus brontok ke kantor .. jadi kena deh yang pada pake windows .., biarin aja .. kalo gak gitu pada gak mau pake linux .., sudah di kasih tau kalo tuh OS lebih safety…tapi tetap aja ogah-ogahan makenya.
itu brontok juga kurang ngajar…, kalo gak di cabut sampe ke akar-akarnya masih aja jadi penyakit …, mana ngilanginnya musti satu clien-satu clien lagi … wesss mbosenin banget deh..

Halahh besok aja ah, .. hari ini aku mo rest aja di rumah, ol bentar trus tidur lagi .. sambil ndengerin lagu-lagu yang romantik …,

untuk sahabat 3:49 am

Photobucket - Video and Image Hosting

..bro.. jangan lupa ya jam 7 sudah di parkir timur .., welehh mana badan masih krodit begini ..tapi temen-temen club minta supaya aku datang ke parkit, hari ini ada acara buat ngisi kegiatan motogames TV7, .. jam 7 kurang sampe di parkit ..lhahh mana yang laen … ngaret juga nih janjinya.. payahhhh

wikhh.. bener-bener panas hari ini di senayan, untung nggak begitu drop, sudah 5 botol aqua aku habisin buat ngindarin dehidrasi, …untung suasana heboh temen-temen bikin aku lupa kalo badanku lagi gak beres..
wess.. pokok-e hari ini bener-bener fun, hambir 850 motor tumplek bleg di senayan… dari acara time rally revtex sejabodetabek dan acara motogamez ..seru..seruu….

Dan hasilnya … sampe rumah suaraku tambah serak, dan batukku tambah jadi deh …, udah minum obat kok gak ilang juga ya …, mana malah di sukurin lagi ma melati …, iye..iye…maap bu ntar obatnya aku minum lagi deh biar cepet sembuh …

untuk sahabat07:01 24 August, 2006 7:01 am

Wanita mandiri adalah tipe yang menginginkan pria. dia tidak membutuhkan pria. Dia tidak akan tergantung pada pasangannya selama dia bisa melakuan sendiri. dan dari sini para pria sebagian akan menjaga jarak terhadap wanita yg seperti ini karena sudah bingung langkah duluan bagaimana bisa meng-impress wanita ini.

kadang wanita single mandiri aktif, dia sudah enjoy dengan kehidupan dan kesendiriannya, dia bisa melakukan apa saja, bahkan punya anak. iya to, dia bisa aja adopsi, atau ke bank sperma milih bibit yg unggul sesuai dgn yg dia mau. asal ada duit. tapi kalo untuk indonesia belom segitunya kali ya.

pria bagi wanita single mandiri aktif adalah teman, dimana dia tidak membutuhkan komitmen apapun (selama pria tersebut belum jadi suaminya) dan tidak berurusan dengan urusan pribadi wanita tersebut. untuk hubungan ke jenjang yg lebih lanjut membutuhkan proses yg mungkin cukup melelahkan untuk mematahkan prinsip si wanita bahwa dia pada dasarnya memang membutuhkan pria untuk meneruskan keturunannya.

untuk sahabat 6:58 am

pria lebih emosional. 4 alasan yg menyebabkan pria lebih sering terprovokasi emosi:

1. fokus pria yg lebih tinggi menyimpangkan persepsi keadilan mereka. wanita dibesarkan untuk mengorbankan kebutuhan mereka demi kebaikan keluarga atau masyarakat, sementara pria berjuang untuk mendapatkan apa yg mereka inginkan.
2. kemarahan dpt membantu mencapai tujuan pria tapi tidak untuk wanita.
3. Lemahnya kecakapan pria menghalangi mereka untuk menyalurkan kemarahan dgn cara yg sehat.
4. keinginan pria untuk memegang kendali sering kali menyebabkan ia frustasi.

kadang emang sulit menemukan pria yg berwibawa luar dalam, yg bisa me-manage emosinya. pria ber IQ (Intelligent quotient) tinggi memang banyak. tapi yg ber EQ (emotional Quotient) yang tinggi mungkin rada sulit untuk ditemukan.

pria selalu bangga dengan cara berfikirnya yg logika base, dibanding wanita yg perasaan base (berdasar pada hati dan perasaan) padahal gk semuanya benar, perasaan pun perlu dalam hal memutuskan sesuatu kesimpulan masalah. pria selalu mengandalkan ilmu pasti dan logika dalam menyelesaikan masalah, sehingga dia tidak mengindahkan variable2 yang tak terduga maupun yang tak terprediksikan yg tidak ditemukan dalam kamus logika. alhasil jika result tidak sesuai dengan apa yg dia perkirakan, atau dengan kata lain nggak logis, pasti emosi yg terlebih dahulu muncul. karena pria terlalu pede dengan segala macam tetek bengek perhitungan logis yg diaplikasikan ke segala segi kehidupan yg gk selalu logis….

benar kan? di kehidupan ini tidak ada yg logis…
[Dari femina]

Bisikku untuknya 6:45 am

Sampe dimana de’..?? … ntar mas … masih ada satu pasien lagi ..?? [walahh] …jam 21.00 lewat melati masih di tempat tugas, hmm.. jaman sekarang sepertinya sudah umum kalau wanita atau istri ikut berkarir, .. tetapi beberapa pertanyaan mengapa mereka ikut bekerja, alasan yang muncul adalah ..
- tuntutan ekonomi
- tuntutan pribadi (istri)
- mengisi waktu dengan aktifitas yang berkualitas (profit)

kehidupan rumah tangga setiap keluarga tidak semuanya sama secara materi. Ada sebagian keluarga masih memerlukan dukungan istri untuk menopang kebutuhan hidup keluarganya. Dalam keadaan ini, istri memang dituntut untuk bekerja. Dituntut oleh keadaan, oleh kebutuhan. Mau nggak mau harus bekerja, kalo nggak bekerja, banyak kebutuhan keluarga yang tidak terpenuhi. Apa bisa ini terjadi? Sangat bisa. Saat ini kebutuhan hidup bagi sebagian keluarga, baik di kota besar maupun di pedesaan, bisa jadi sangat tinggi. Kebutuhan susu buat bayi/balita, kebutuhan anak sekolah, biaya kesehatan, biaya-biaya lain yang mungkin belum terpenuhi misalnya untuk membayar kredit rumah tangga, dan lain-lain. Dalam hal ini memang penghasilan suami tidak cukup untuk membiayai itu semua, dalam kondisi apapun yang setiap keluarga berbeda.

Seorang wanita, dengan history pendidikannya kadang kala merasa punya sebuah “kewajiban” untuk membagi pengetahuannya, membagi kemampuan pendidikannya, atau membagi kemampuan profesinya untuk masyarakat. Bahasa kerennya: mengabdi. Ada sebuah sisi dari seseorang, dalam hal ini wanita, yang memiliki kemampuan yg lebih di satu atau lebih bidang, dimana menuntut untuk peng-aplikasi-an kemampuan tersebut. Lebih simpelnya, pasti ada keinginan untuk memanfaatkan apa yg sudah dia kuasai, bahkan mungkin sudah menjadi profesi. Disini cenderung kebutuhan akan penyaluran kompetensi dibutuhkan. Ada sebagian orang, dalam hal ini wanita, jika hal ini tidak dilakukan, ada hal2 yang secara psikologis “kurang”. tidak menutup bahwa sebagian wanita tidak bermasalah jika kebutuhan akan penyaluran kompetensi ini tidak diperlukan, mengingat tidak semua wanita sama kebutuhannya.

Kadangkala seorang wanita yg sudah berkeluarga, dengan kondisi anak yang sudah tidak mandiri, yang sudah memiliki kesibukan sendiri, misal sekolah, aktifitas2 di luar sekolah, dan suami yang bekerja dengan office hour, dan kewajiban2 mengurus rumah yang mungkin suda di “outsource” kan, memiliki waktu sisa yang bisa dimanfaatkan untuk mengerjakan sesuatu yang lebih bermanfaat, bermanfaat dari segi financial, maupun social. Dengan waktu luang yang maksimal 8 jam sehari, mungkin lebih, dibanding untuk berdiam di rumah, ngerumpi dengan tetangga, nonton sinetron, sebagian wanita akan merasa sebaiknya waktu kosong ini, dimana rumah sudah ada yg ngurus, anak-anak punya kesibukan, dan jam kerja suami, dimanfaatkan untuk melakukan sesuatu yg lebih usefull, profitable, berkualitas.

Kondisi2 di atas menggambarkan sebagian alasan mengapa seorang wanita, yang sudah berkeluarga, bekerja. Mengapa ada sisi seorang wanita ingin melakukan apa-apa yg menjadi keinginan bahkan kebutuhan jiwanya, yang tetap mengindahkan kewajiban2 dia sebagai ibu rumah tangga. Kadangkala sangat sulit untuk mengerti apa itu persamaan hak antara pria dan wanita, emansipasi, mengapa wanita perlu disamakan haknya dengan pria, mungkin sebagian pihak tidak mengerti isi hati dan pikiran seorang wanita dalam hal kebutuhan pikiran dan jiwanya seperti yg tersebut di atas.

untuk sahabat 6:32 am

apakah kamu bisa mencintai orang dengan logika?
apakah kamu bisa memagari cinta dengan nilai2 logis?
apakah cinta itu suatu keterkekangan?
apakah cinta itu suatu hal yg membatasi?

berani mencintai seseorang adalah berani melanggar batas2 logika, batas eksak, batas2 matematis. dalam mencintai satu tambah satu sama dengan seribu, tidak ada yang pasti. mencintai identik dengan pengorbanan, sacrifice. mempersembahkan. cinta itu perlakuan, cinta itu apapun yg dilakukan demi orang yg dicintai, bahkan menembus ke tidak logisan.

mencintai bagaikan mengarungi lautan, mengayuh dalam samudera, luas, horizon yang tak teraih, jauh, dan gak nyampe2. mencintai itu nggak bakal ada finishnya, nggak ada berhentinya, nggak ada titik akhir, nggak ada target.

logis? jauh…. tak ada yg masuk akal, semuanya tak terhingga, invinitive, dibagi nol…

tuntutan untuk mencolek nilai2 logika saat kita mencinta, menjadi blur, menjadi hal yang retoris, menjadi kalimat majemuk, dan klise. kamu cinta dia, tapi kamu harus logis dengan kenyataan, so apakah cinta itu harus dikikis? dipipihkan? ditipiskan? supaya bisa spek dan masuk akal? wong kenyataannya cinta itu emang gk bisa dimasukkan ke akal.

mencintalah dengan leluasa,
mencintalah dengan segala kemampuan mu mencinta,
cintailah apapun yg kau cinta,
berikan saja cinta itu,
seperti melempar koin ke dalam kolam,
kolam tak kan membalas koin itu, koin itu tetap ada di dasar kolam,
dan kamu kehilangan koin itu,
tanpa merasa kehilangan,
karena sudah seharusnya koin itu terlempar ke dasar kolam,
sudah seharusnya kolam itu diam…
karena kamu mencintanya…

Yang lucu-lucu 5:44 am

Alkisah seorang anak perempuan yang baru masuk sekolah bertanya kepada ibunya…

‘Mami, mami? sex itu apa sih Mi?’..

Terkejutlah si ibu.. Teringat akan kemodernan zaman sekarang yang membuat manusia berfikiran lebih terbuka. Sesuai dgn konsep pendidikan seks yg sedang hangat dikatakan, mulailah si ibu mencari jawaban yang sesuai untuk anaknya dengan harapan anaknya takkan terjebak dalam arus pendidikan gobal.

Maka si ibu pun mulai memberikan jawaban mengenai apa itu sex dengan perumpamaan antara kumbang dan bunga, diikuti dengan pembentukan bayi dalam kandungan dan diselipkan juga dengan kisah percintaan antara mami dan daddynya dari zaman kuliah hingga dengan kehadiran si cantik yaitu anak gadisnya yang bertanya itu.

Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak. Si ibu keheranan dan bertanya. Si anak menjawab dalam tangisan..

“Jawaban mami itu panjang, tempat jawabnya pendek saja, Niih…”

katanya seraya menyerahkan buku latihan yang tertulis di covernya:

NAME :……….
SEX :……….
Class :……….
Subject:……….

untuk sahabat 5:16 am

ada sebuah survey mengatakan, seorang wanita lebih memilih seorang pria yg sangat mencintainya untuk dijadikan pasangan hidup, dibanding seorang pria yang sangat dia cintai.

begitupula pria, dia akan memilih seorang wanita yg sangat dia cintai dibanding seorang wanita yang mencintai dia, untuk dijadikan pasangan hidup.

case ini diluar cerita pasangan yg saling mencintai loh yahhh. seorang wanita akan merasa aman jika didampingi pria yg sangat mencintainya, even si wanita gk cinta-cinta amat ama pria itu. tolong dicatet ya, saling mencinta tidak menjamin bahwa cinta masing2 orang akan diberikan secara sama kadarnya, ada kalanya satu pihak memberikan cinta yg sangat menggebu dan tiada tara, pihak pasangannya akan memberikan cinta sekedarnya atau dengan kata lain, ya pokoknya cinta gitu, sah-sah aja kan?

pria juga begitu, dia gk akan peduli terhadap wanita yg sangat menggilai dia atau mencintai dia, pria itu akan hepi2 aja memiliki banyak wanita yg mencintai dia, dia gk perlu repot2 mencintai wanita itu, karena, ya buat apa sih? cinta mereka dah dia dapat. justru dia akan memilih seorang wanita yg bisa mengetarkan hati dia, untuk dia jadikan pasangan hidup, dia gk akan peduli apakah wanita itu mencintai dia dengan sangat atau biasa2 aja.

moralnya, wanita gk perlu mengejar seorang yg sangat amat dia cintai dan dia gilai, cinta gk berarti memiliki, keep it on your mind. boleh mencintai seseorang pria dengan sangat, tapi jgn terlalu menargetkan untuk memiliki dia (gw pusing kalo mikir ginian $!#$%&^*(^&$%@#!!!)

pria lebih akan memilih wanita yg sangat dia puja, dan pria tetep nerima wanita yg sangat amat mencintai dia, ya jelas lah, lumayan kan ada temennya :P

untuk sahabat 4:55 am

manusia itu wajib memaafkan. sulit memang untuk memaafkan, sesulit kita untuk minta maaf. belum tentu setiap orang yg minta maaf bener-bener minta maaf, bener-bener dia mengerti akan makna permintaan maaf nya tersebut, belum tentu dia ngerti konsekuensi dari permintaan maaf nya tersebut. belum tentu dia tidak mengulangi hal yg membuat dia meminta maaf tadi.

seseorang berbuat salah kepadamu, seseorang telah mengaku salah padamu, dan seseorang meminta maaf padamu. kamu sakit, kamu sedih, kamu kecewa, kamu terdampar…

kamu harus menerima kenyataan, kamu harus memaafkan, kamu tak bisa melupakan, tapi kamu sudah memaafkan. so what?

bagi yg minta maaf sih hepi2 aja kali ye, dah dimaapin, tuntas sudah kewajiban. bagi yg memaafkan? masih terngiang2, masih terbayang sgala kejadian, ndak ikhlas? relative…

ndak ikhlas dan ndak bisa melupakan itu adalah hal yg berbeda. kita ikhlas bahwa dia telah melakukan kesalahan itu, kita ikhlas bahwa dia telah menyadari kesalahannya, kita mengerti bahwa dia benar2 minta maaf ke kita.

tapi kejadian itu? semudah itukah kita lupa? bagaimana cara melupakan goresan byte demi byte dalam kepingan memory kita? yg dah sedemikian dalam bagaikan cerukan2 di permukaan keping dvd versi 9.

bukan masalah keikhlasan, ini jauh dari masalah ikhlas, ini masalah memory, manusia dianugerahkan memory,dan sangat unvolatile…

Next Page »