Apa kabar melati..??
apa kabar adikku..??
kini kamu sudah jauh di negeri seberang
kini kamu telah menggapai keinginanmu
sebuah pencarian yang luar biasa…
aku takut…
di depanku terlihat kabut
dan bayanganmupun mulai terlihat samar,
sementara kau memilih untuk diam
biarkan aku tetap mendengar suaramu
aku tak mau sepi dan sunyi ini hinggap
dan membuatku membeku
dalam kesendirian..
Menjelang minggu maghfirah,…
Aku memohon ampunananmu ya Rabbi
Dengan segala kebesaran dan keagungan-Mu
ampunanilah khilaf orang-orang terdekatku …
berilah pula ampunan bagi almarhum dan almarhumah orang-orang terdekatku …
Engkau yang menjaga kami
Engkau yang memanggil kami
Kami ingin menjadi hamba-Mu yang ridla atas qada dan qadar-Mu
Tetaplah bimbing kami ya rabbi,
menempuh sisa usia pengabdian kami
agar kami senantiasa dekat dengan firman-Mu
Jadikanlah Duniawi yang Engkau amanahkan
sebagai rahmat yang selalu kami syukuri
Keindahannya.., Kelembutannya…, adalah cermin kebesaran-Mu
beri kami setitik petunjuk-Mu
agar kami memahami bahwa semua itu adalah
titah-Mu untuk khilafah di savana luas ini..
Malam ini … aku kembali menitipkan sebongkah harapan pada-Mu ya rabbi,
dan aku memohon ridho-Mu …
jika itu memang yang terbaik untukku …
Insya Allah …………………………………………………..
Sore tadi aku berbuka dengan anak-anak kecil itu
mereka yang kehilangan abi dan umi nya
tetapi tak nampak ada kepedihan di raut mukanya
entah apakah itu berarti ketabahan baginya
Ramadhan memang penuh kasih
karena menyadarkan kita betapa kita saat ini memang tidak sendiri
di batas rentang jarak dan waktu kau dan aku hanya bertemu dalam do’a
dan kita tak pernah tahu sampai kapan merajut sebuah harapan
malam ini khatam sudah tadarusku
aku berharap hadiah terindah ini tak akan pudar oleh masa
karena biasnya kini menerangi langkahku
yang semakin merindu untuk menjemputmu


