Pernahkan anda mengalami sebuah perpisahan …, katanya ada pertemuan pasti ada perpisahan, sedekat apapun kita dengan seseorang apakah itu sahabat … saudara … atau belahan jiwa sekalipun .. pada saatnya akan menemukan deadline akhir ..
Ok, kita bicara yang lain, kita bicara saja tentang kau dan aku
, yup .. persahabatan kita sangat indah terasa, sepertinya hari-hari kita di penuhi oleh sebuah spirit kebersamaan, dan seakan kita bisa saling mengisi. Tetapi tanpa kita pungkiri persahabatanpun adalah hal yang rapuh, apalagi jika persahabatan itu di deklarasikan seperti jagung yang baru tumbuh … maksudku seumur jagung gitu..
Selama ini sering aku merenungi aktifitasku di organisasi, club ataupun komunitas, karena jujur saja yang pertama bikin betah disana adalah yang namanya "persahabatan" itu. Betapa kita merasa betah dengan teman-teman kita jika mereka seakan mengerti tentang kita, dan betapa kita ingin lari dari mereka jika mereka sepertinya sudah tak perduli lagi dengan kita, … seperti egois ya .. ??
Acapkali seseorang berusaha membina sebuah persahabatan, tetapi disisi lain ia sedang menghancurkan makna persahabatan .. maksudnya (?), pernah mendengar yang namanya gosip, nah barang sepele itu kadang-kadang sering bikin sebuah persabahatan jadi rusak. Pantas saja jika didalam agama su’udzon itu gak boleh, rupanya itu to maknanya.
Kita memang seringkali yakin jika persahabatan itu abadi, padahal kalo sudah mati juga selesai
, ehh tapi kita nggak boleh pesimis kan …., yang penting nggak rugi kok menjalin persahabatan itu .. walaupun memang tak ada yang abadi ..


