Lama saya tidak mengikuti perkembangan distro dari Redhat ini, dan kali ini sudah sampai di release Fedora 10, akhirnya kemarin sore karena penasaran saya download, dan pagi ini menyempatkan diri untuk melihat dan mencoba mengupdate blog saya dengan fedora 10, agar sedikit tahu tentang sampai dimana flesibilitas dan ketangguhannya.
Secara default fedora memang memiliki desktop yang menawan, saya juga mengakui hal itu pada waktu melakukan test pada fedora 9. Dari segi tampilan default, Fedora pada start up sudah memperlihatkan tampilan yang sangat menawan, tetapi setelah instalasi urusan penggunaan aplikasi saya rasa sama untuk semua distro. Justru fedora 10 saya katakan ada kekurangan, karena aplikasi standar seperti open office di live CDnya tidak disertakan. Kekurangan lain adalah adanya hal aneh pada Fedora 10 dengan kernel baru ini, pada waktu saya coba di processor Gygabyte ternyata tidak bisa booting. Tetapi untuk processor jenis Intel dan AMD berjalan dengan loading yang cukup lama, hal ini tidak seperti live CD Ubuntu 8.10, dengan hardware yang sama Celeron 2 GHz, RAM 512 Mb dapat melaju dengan cepat. Untuk newbie yang baru pertama kali menggunakan linux dan langsung ketemu fedora 10 bisa trauma nih …
, fedora 10 belum memberikan fleksibilitas yang memudahkan user
Ini pula yang menjadi alasan kenapa saya hingga hari ini beralih ke Ubuntu, padahal saya mengawali dari Redhat 9, Ubuntu memberi kemudahan intalasi, pada live CD aplikasi standar sudah tercukupi, kemudahan yang diberikan pada menu synaptic untuk penambahan aplikasi juga menjadi unggulan ubuntu, karena ribuan packet dapat dengan mudah di install bahkan oleh new user, memang tampilan standarnya kurang cantik, tetapi saya juga jarang menggunakan tampilan standar
karena saya pengagum Theme Mac OS, dan endingnya tetap saja saya lari ke Leopard Theme yang sederhana tetapi menawan
Btw saya tetap mengucapkan salut untuk fedora team yang terus berupaya memberikan sesuatu yan terbaik untuk pecintanya.
Bravo for All Linuxer and Opensource user.


