::: seperti air yang mengalir :::

untuk sahabat03:32 30 March, 2009 3:32 am

Jum’at 27 Maret 2009, menjadi pagi kelabu untuk warga Cirendeu dan beberapa kelurahan di Jakarta Selatan. Pagi ini tanggul danau situ Gintung yang di bangun pada tahun 1933 jebol dan menyapu ratusan rumah warga Cirendeu, Air danau seluas 30 hektar itupun seperti sebuah tsunami mengalir deras dan membuat rata bangunan-bangunan di bawahnya. Evakuasi dan penyisiran hingga di aliran sungai pesanggrahan terus di lakukan.

Dampak dari bencana ini membuat arus lalulintas Jakarta - Ciputat menjadi macet total. Rumah-rumah yang ada di sekitar aliran sungai pesanggrahan-pun mengalami banjir dadakan. Di Kampung baru Pondok Pinang misalnya ketinggian air mencapai 3 meter menggenangi rumah warga. JZ09ZSA sebagai SMC langsung menjadi pusat komunikasi dalam misi evakuasi dan penanganan pengungsi, JZ09DHR sebagai ketua RAPI DKI Jakarta juga langsung melihat kelapangan dan memastikan operasi berjalan lancar. Hingga sore ini teman-teman RAPI masih berkumpul di JZ09ZSA Lokal Kebayoran Lama untuk mengantisipasi banjir susulan karena cuaca sore ini juga sedikit mengkhawatirkan mengingat debit air dari Ciputat dan Sawangan akan masuk semua ke sungai Pesanggrahan. Selamat bertugas rekan-rekan RAPI, be rescuer !

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

Pasca bencana jebolnya tanggul danau Situ Gintung yang telah menyemburkan satu juta meter kubik air dan menyapu ratusan rumah warga mengetuk hati teman-teman RAPI untuk terjun kelokasi bencana. RAPI Jakarta Selatan yang sebagian wilayahnya terkena dampak bencana tersebut segera melakukan pemetaan bencana. JZ09ZSA dibawah koordinator om Budi JZ09EWH memimpin kegiatan Pencarian korban di lintasan sungai pesanggrahan. Bantuan distribusi logistik di koordinir oleh Om Poetet JZ09GYM, koordinasi teman-teman di lapangan juga dibantu oleh om Marzuki JZ09HMI.

Om Tono JZ09HNY juga terus mengikuti perkembangan di lokasi bencana, kondisi lalulintas yang nyaris mengalami traffic jammed setiap hari memang sulit dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat, sampai-sampai JZ09HNY akhirnya naik motor juga bersama om Herman JZ09GWQ.

Sampai hari ketiga korban yang telah di temukan meninggal telah mencapai lebih dari 90 orang dan laporan keluarga hilang yang lain masih cukup banyak lebih dari 15 orang. Kegiatan pencarian hari ini masih di lanjutkan. Kondisi di lokasi bencana memang saat ini kurang kondusif, karena banyaknya masyarakat yang ingin melihat langsung ke lokasi bencana cukup mengganggu tim SAR yang sedang bekerja. Mobilisasi ambulance dan logistik bantuan pun menjadi sedikit tersendat dengan kondisi lalulintas yang macet.

Kita berharap saja semoga proses penanganan bencana ini dapat berjalan efektif, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Atas nama Pengurus RAPI Wilayah Jakarta Selatan, kami juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan kepedulian teman-teman RAPI Jakarta Selatan yang memberikan dukungan moril dan materiil pada korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

jalan-jalan, Info Tehnologi03:25 22 March, 2009 3:25 am

Minggu, 22 Maret 2009 menjadi hari yang mengharukan ….hlahh, yup hari Minggu kemarin hari terakhir bagi si MX yang selama ini sudah menemani jalan-jalan hingga 100.000 Km. Keputusan berpisah memang terasa berat karena kenangan bersama si MX begitu banyak. Ya sudah lah selamat berpisah pokoknya …. duh ! Dan.. kini si Pulsy Merah harus saya sambut untuk menggisi lembaran baru.

Pilihan pada Pulsar 200 dts-i awalnya memang diambang kebimbangan, biasalah masalah new branded, maklum merek ini walaupun sudah cukup lama ada di Indonesia tetapi untuk produk roda dua masih sedikit membuat ragu konsumen, biasalah konsumen Indonesia kan minded sama produk negeri matahari. Saya sendiri memiliki beberapa alasan untuk memilihnya, dengan model yang Italian style …, tehnologi DTS-i, dan tentu saja engine yang inovatif, pulsar 200 DTS-i saya rasa tak perlu diragukan lagi menjadi pilihan bagi para bikers. So … tinggal menunggu plat nomor keluar nih sebelum nanti saya bawa jalan-jalan menembus Jawa - Sumatra.

My Pulsar

My Pulsar

My Pulsar

My Pulsar

My Pulsar

My Pulsar

My Pulsar

My Pulsar

 

untuk sahabat, Info Tehnologi03:06 11 March, 2009 3:06 am

Horeee .. habis touring … trus .. masuk kantor … eh dapat kiriman helm dari AHM, pasti seneng dong namanya juga di kasih hadiah ;) , sebelumnya untuk AHM khususnya Divisi Customer Care terimakasih banyak ya hadiahnya … terimakasih Bro Teddy .. Terimakasih Bu lies …. jadi pingin kumpul-kumpul lagi nih :) .

AHMhelmet

AHMhelmet 

Oya, harus di review dulu ya helm-nya …. seperti apa yang telah disampaikan oleh om Ferry waktu AHM Open House, pihak AHM telah meredisain ulang untuk seluruh Helm yang akan diberikan kepada konsumen yang membeli motor AHM type sport. Hal ini juga sebagai dukungan campaign safety riding. Saya langsung membuka helm yang kemarin saya terima, termasuk busa pelindung dalam agar tahu kualitas dan kenyamanannya. Dan … memang benar, disain baru kemarin sudah masuk standar SNI (2), artinya standar kualitasnya mulai bersaing dengan helm yang banyak di jual di pasaran. Memang untuk warna masih polos, tetapi paling tidak helm tersebut sudah lebih bagus memberikan rasa aman pada waktu berkendaraan.

Next time mungkin AHM juga akan memperhitungkan disain kompetitor dari merek lain yang sudah lebih dulu mengeluarkan helm standar sport style. Sekali lagi terima kasih AHM atas hadiah helm nya … emoticon

Ajang Sosial, jalan-jalan06:51 10 March, 2009 6:51 am

Jalan Mahakam makin ramai, satu persatu teman-teman yang akan berangkat mengikuti ekspedisi ke Ujung genting mulai berdatangan, begitupun teman-teman yang mendukung kegiatan ini. Ini adalah trip ke 2 saya menuju pantai Minajaya yang terletak di kota kecil Jampang Surade. Tempat itu memang sangat indah, dan kali ini saya bersama teman-teman RAPI akan melakukan ekspedisi kesana. Menjelang pukul 22.30  kami melakukan briefing yang dipimpin oleh JZ09HNY- Ketua Wilayah RAPI Jakarta Selatan, di ikuti JZ09EAR Ketua I dan Korwil RAPIRIDERS Jakarta Selatan dan JZ09DHR sebagai Ketua Daerah RAPI DKI Jakarta.

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Pukul 23.30 riding groups pun mengambil Start dari Jalan Mahakam - Bulungan Blok M, rombongan menempuh route Jalan Pondok Indah, Ciputat Raya, Parung, Bogor, Lido dan Istirahat di Pos I pada pukul 01.30 WIB. Selanjutnya route ke II dilanjutkan pada pukul 02.00 menempuh rute Cibadak, Kiara II, Kiara I, dan istirahat untuk sholat subuh di daerah Ciemas. Tikungan-tikungan tajam menjadi santapan malam RAPIRIDERS. Suasana hening di kegelapan malam sedikit terusik dengan rombongan RR yang memecah kesunyian hutan turangga, nampak kilauan cahaya headlamp berupaya menembus kabut. Menjelan pukul 05.00 Perjalanan dilanjutkan menuju kota kecil Jampang Kulon, Jampang Surade dan Finish di Desa Purwasedar pada pukul 07.30. Rombongan trip pertama yang terdiri dari 8 motor dan 3 mobil pun dapat bernafas lega sampai di tujuan sambil menunggu rombongan ke II yang terdiri dari JZ09GET dan JZ09DYJ sekeluarga.

mj2

mj2

mj2

mj2

Pukul 23.30 Start dari Jalan Mahakam - Bulungan Blok M, rombongan menempuh route Jalan Pondok Indah, Ciputat Raya, Parung, Bogor, Lido dan Istirahat di Pos I pada pukul 01.30 WIB. Selanjutnya route ke II dilanjutkan pada pukul 02.00 menempuh rute Cibadak, Kiara II, Kiara I, dan istirahat untuk sholat subuh di daerah Ciemas. Tikungan-tikungan tajam menjadi santapan malam RAPIRIDERS. Suasana hening di kegelapan malam sedikit terusik dengan rombongan RR yang memecah kesunyian hutan turangga, nampak kilauan cahaya headlamp berupaya menembus kabut. Menjelan pukul 05.00 Perjalanan dilanjutkan menuju kota kecil Jampang Kulon, Jampang Surade dan Finish di Desa Purwasedar pada pukul 07.30. Rombongan trip pertama yang terdiri dari 8 motor dan 3 mobil pun dapat bernafas lega sampai di tujuan sambil menunggu rombongan ke II yang terdiri dari JZ09GET dan JZ09DYJ sekeluarga.

Pukul 13.30 semua rombongan telah berkumpul, acara baksos pun dimulai, semua iring-iringan menuju menuju kantor kelurahan Purwasedar, Bapak lurah Purwasedar sendiri memimpin rombongan ke lokasi, dan acara yang berlangsung sederhanapun di mulai dengan sambutan-sambutan dari JZ09EWH atas nama RAPI Jakarta Selatan dan Bapak Lurah mewakili warga Desa Purwa Sedar. Acarapun di lanjutkan menuju ke Ujung genting, jalan yang sepi benar-benar dapat di nikmati oleh rekan-rekan RAPI. Memasuki Desa Ujung genting, teman-teman nampak menikmati keindahan pantai ujung genting hingga pantai Amanda ratu. Menjelang sunset semua rombongan sudah berada di pantai Minajaya untuk setup base stasiun.

mj2

mj2

mj2 

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Tenda Doom berdiri di hamparan sawah di tepi pantai, rasanya sayang satu acara untuk net nusantara gagal dilaksanakan karena gangguan tehnik di generator, akhirnya malam hari kita nikmati dengan lampu minyak yang nyaris timbul tenggelam dalam pekatnya malam. selepas makan malam rasa letihpun membuat semuanya terlelap, dan menjelang pagi pukul 01.30 gantian saya dan JZ09HZM kebagian piket malam…. benar-benar sepi dan sunyi …

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

mj2 

mj2 

mj2 

mj2 

mj2 

mj2 

mj2 

Pagi hari jam 5.00 alarm berbunyi, wah. .. buru-buru lari-lari ke pantai untuk mencari gambar sunrise yang indah. Semua turun ke hamparan pantai yang indah ini, rasanya mata tak puas memandang keindahan pagi ini. Menjelang sarapan pagi semuanya berkumpul dibasecamp, dan nasi goreng kali ini menjadi santapan istimewa. Beberapa teman-teman berupaya mencoba untuk menghidupkan generator dan bbrmmmmm … wikh .. bunyi juga, akhirnya kita mencoba bergabung di frekwensi HF 11.415 MHz. Ketika mencoba menghubungi Jakarta, skip frekwensi sudah tidak bagus, terbalik dengan rekan-rekan dari NAD yang rata-rata memiliki signal 5/9. Beruntung waktu itu JZ01HAA bro Aslan dari kota Sane  menjadi net control dan bisa merelay stasiun JZ09ZWS dari basecamp di tepi pantai Minajaya.

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

Pukul 13.00 kegiatan selanjutnya adalah packing tenda, dan menempuh perjalanan ke pantai Pelabuhan ratu untuk latihan water rescue sekalian menentukan rute pulang melalui trek Cikidang. Lama tidak bermain ombak di laut sempat menguras tenaga juga, akhirnya menjelang magrib semuanya siap-siap kembali untuk pulang ke Jakarta…  gerimis yang turun menambah licinnya route jalan cikidang, lubang yang dalam dan tikungan model U dan V curve harus ekstra hati-hati dilewati, saya sendiri sempat terpeleset karena tidak bisa menghidari lubang yang dalam. beruntung safety gear yang lengkap bekerja optimal sehingga tidak menimbulkan cidera. Rombongan RR akhirnya memilih santap malam di warung soto Cikidang sebelum menuntaskan perjalanan menuju Jakarta.

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2

mj2 

untuk sahabat06:18 3 March, 2009 6:18 am

Sebagai mahluk sosial memang manusia cenderung untuk tidak bisa hidup sendiri, tanpa teman ngobrol, tanpa teman diskusi, tanpa teman bernyanyi de-el-el …., itulah salah satu alasan kita ada dalam satu komunitas. Tidak terkecuali dengan yang namanya hobby, dulu waktu kuliah salah satu acara rutin adalah tracking atau naik gunung, disana ketemunya juga dengan teman-teman yang keranjingan keluar masuk hutan, tidur di tenda, menikmati kesunyian alam di puncak gunung, waktu itu merupakan aktifitas yang sulit untuk ditinggalkan. Selanjutnya ketika kejenuhan datang … acara nongkrongpun datang lagi, disinipun akhirnya ketemu dengan teman-teman komunitas motor, dan suasana baru dengan teman-teman barupun muncul lagi.

community
Sebelum bersama teman-teman RAPI mendeklarasikan rapiriders, awalnya saya berpikir bahwa harus ada kegiatan mix di RAPI ini yang bisa fun tapi juga bermanfaat dan tidak monoton. Kebetulan waktu ketika si Jupiter MX keluar saya bersama teman-teman owner Jupiter MX juga mendeklarasikan MXRC (MX Rider Community) walaupun sebelumnya saya telah lebih dulu memiliki teman-teman di YJOC (Yamaha Jupiter Owners Community)…

community

community

community

community

community

community

community

community

community 

community 

Ada beberapa kesamaan dari semua komunitas ataupun club motor yang saya perhatikan, mereka selalu berupaya menjalin persahabatan atau brotherhood, walaupun tidak di sangkal ini kemudian memunculkan militansi tersendiri yang akhirnya menimbulkan persaingan, ke jeleusan dan kearoganan yang mengatasnamakan kelompok. Terlepas dari itu semua … ternyata belajar untuk menjadi bijak itu sulit, apalagi jika kita menjadi bagian dari sebuah komunitas. Berbeda pendapat dapat saja menjadi awal sebuah perpecahan.

meKita yang mengaku berbudaya Timur, .. yang kadang-kadang lebih suka memendam rasa, yang kadang-kadang harus menyembunyikan ketidaksukaan terhadap hal yang berbeda, dan kadang-kadang juga tidak konsisten…. Menjadi pribadi yang dewasa memang harus melalui fase-fase belajar dalam sebuah komunitas, disanalah kelak kita mampu memahami sebuah arti dari kebijaksanaan.
Dalam keakraban ….., teman-teman MXRC, YJOC dan Rapiriders terasa seperti keluarga sendiri, dan itulah bagian kehidupan indah yang hingga saat ini mewarnai kehidupan saya… manusia memang tak ada yang sempurna oleh karenanya kita perlu belajar untuk menyempurnakannya ….

 

untuk sahabat06:52 2 March, 2009 6:52 am

Kegiatan meeting MGMP TIK di Jakarta Timur belum selesai … tapi karena hari saya harus mewakili ORARI Lokal Cilandak di kegiatan Forum DXing yang dilaksanakan oleh ORARI DKI Jakarta akhirnya selepas zuhur langsung menuju sekretariat ORARI DKI Jakarta di Jl. Suryopranoto No. 8 Jakarta Pusat, ternyata disana juga susdah ada YC0NHL dan YC0GUL yang udah nungguin lama :)

Kegiatan DXing atau melakukan kontak radio dengan stasiun amatir radio di luar negeri adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh teman-teman amatir radio. Mereka dapat mengukur kemampuan transceiver, antena maupun kecakapan sebagai operator radio. Pada band-band tertentu melakukan QSO dengan ham di penjuru dunia sangatlah sulit, karena faktor propagasi memang memiliki pengaruh dominan untuk kegiatan DX. Di kegiatan yang di ikuti oleh perwakilan ORARI Lokal di Jakarta inilah, semangat untuk membangkitkan kegiatan DX-ing di gulirkan kembali, karena memang ini telah menjadi trademark di kegiatan amatir radio.

Well … CQ DX …. CQ DX … this is YC0KWO calling and stand bye …. ;)
DXing

dxing 

dxing

dxing 

untuk sahabat, Info Tehnologi08:20 1 March, 2009 8:20 am

gpMONOSebuah terobosan baru dalam memajukan dunia motorsport baru saja di gelar di Sirkuit Sentul. Acara yang bertajuk "GP Mono" dan "Supersport" Indonesian Championship 2009 kali ini sebagai bukti keseriusan PP IMI dalam memajukan prestasi rider muda Indonesia yang diharapkan mampu bersaing di Asia atau mungkin mengikuti jejak Doni Tata untuk go Internasional di ajang MotoGP. GP Mono sendiri adalah kelas baru yang akan digelar dalam beberapa seri. Mrs. Midori direktur GP Mono mengungkapkan bahwa inilah saat yang tepat untuk para rider muda meraih prestasi yang dapat mengantar pada kelas-kelas balap motor ber-cc besar. Spesifikasi GPmono yang menggunakan motor dengan spesifikasi balap 250cc seharga 5 M ini menjadi investasi awal para riders yang serius menekuni dunia balap. Motor GPmono yang digunakan adalah menggunakan basis Honda-CRF 250 yang kemudian di modifikasi dengan spec racing. Tenaga sebesar 30-40 dk yang dihasilkan telah terbukti mampu menembus sirkuit sentul dalam waktu 1.menit 45 detik. Ini akan membuat sebuah race yang mendekati balapan kelas dunia. Apalagi spesifikasi tersebut disiapkan untuk mengacu pada regulasi MotoGP yang rencananya tahun 2011 sudah menggunakan motor type 4 langkah. Tentu hal ini dapat menjadi persiapan awal yang sangat bagus untuk riders muda seperti Satrio yang berhasil menjuarai GPmono kali ini dengan pertarungan seru selama 12 laps. Rider dari Aceh yang masih berusia 18 tahun ini patut di perhitungan oleh riders dari daerah lain karena ternyata prestasi putra daerah ternyata memiliki peluang yang sangat besar. Dan peluang di GPmono tentu akan semakin menarik. PP IMI sendiri telah berupaya mengorder 30 motor untuk kegiatan GPmono ini dari rumah modifikasi Moriwaki di Jepang.

GPmono MD250

MD250

Apalagi motor 250cc saat ini juga mulai di produk massal di Indonesia. Sebut saja Kawasaki dari KMI yang telah eksis mengeluarkan produk Ninja 250r, hal ini akan memberikan motivasi pada riders muda untuk melirik kelas motor sport yang sesungguhnya. Saya secara pribadi memang berharap langkah KMI ini akan di ikuti oleh pabrikan-pabrikan lain untuk mengeluarkan type motor sport yang terjangkau masyarakat umum. Sehingga pembibitan riders kelas dunia akan semakin tumbuh. Dikelas Supersport 600cc keatas prestasi pembalap senior seperti Hendriansyah, Harlan fadhilah ,M fadli dan pembalap senior lain memang masih di atas angin, riders baru yang mencoba bertarung dikelas supersport ini kelihatan sekali belum mampu menyatu dengan karakter motor ber-cc besar yang sanggup menyemburkan tenaga hingga 80 dk lebih. Kelas Supersport yang di ikuti oleh 27 peserta dengan pertarungan seru selama 15 laps ini masih memunculkan jawara bertahan sirkuit Sentul bro "Hendriansyah". Bro Hendri nampak memiliki skill yang sudah expert dengan motor sportnya, apalagi dia pernah di kontrak oleh salah satu tim dari negara lain. Harapan prestasi yang semakin membaik inilah yang diharapkan A. Judiarto sebagai ketua IMI untuk menjadi sebuah konsistensi prestasi menuju gerbang Asia dan Internsional, karena kebekuan riders Indonesia yang belum mampu menembus 5 besar dikelas FIM Asia, masih menjadi PR tersendiri bagi IMI dalam mengembleng prestasi riders kita.

Indonesia memang memiliki pasar sepedamotor yang besar, tetapi mencetak pembalap yang mampu bertarung secara Internasional masih jauh dari harapan. Bisa jadi pemerintah perlu memperlunak regulasi masuk motor-motor sport, baik regulasi cc atau bea masuknya. Sehingga budaya bersepeda motor besarpun akan menjadi bagian yang tidak ekslusif lagi, apalagi jika terbukti sebagai ajang pencetak prestasi.

SPESIFIKASI MD250H DENGAN BASIS CRF-250

MD250Frame Moriwaki original
Lengan ayun Moriwaki original
Sok depan Honda RS125
Mesin Honda CRF250X
Exhaust system Moriwaki original
Sok belakang Honda RS125
Roda Honda RS125
Pengereman Honda RS125
Footstep Moriwaki original
Radiator Honda RS125 modified
Meter panel Honda RS125
Karburator Keihin FCR Φ40
Panjang 1830 mm
Lebar 560 mm
Tinggi 1050 mm
Wheelbase 1230 mm
Engine model Melle
Kapasitas 249.4 cm3
Ban depan 95/70/R17
Ban belakang 115/70/R17
Ground clearance 120 mm
Starter type electric starter
Type water-cooled 4-cycle
Bentuk silinder Single, inclined 10° from vertical
Bore × stroke 78.0×52.2mm
Compression ratio 12.9:1
Karburator FCR12B (Keihin FCR Φ40)
Throttle valve 19.0×60.0mm
Venturi diameter 40mm (@maximum lift)
Throttle bore 43mm
Busi NGK R0409B-10
Gap busi 0.6-0.7mm
Rasio Primary 3.611(65/18)
Gear ratio I = 2.387, II = 1.750, III = 1.333, IV = 1.041, V = 0.814
Final gir 2.117(36/17)

ref : http://www.motorplus-online.com/index.php/article/detail/id/365

Untuk liputan dikelas superbike silahkan pembaca membuka blognya bro Rudi Triatmono , soalnya dia yang turun langsung ikut race OMR superbike. Selamat ya Bro Rudi yang sudah jadi juara II kemarin …, hayo kapan ngundang makan-makannya :)