Jum’at 27 Maret 2009, menjadi pagi kelabu untuk warga Cirendeu dan beberapa kelurahan di Jakarta Selatan. Pagi ini tanggul danau situ Gintung yang di bangun pada tahun 1933 jebol dan menyapu ratusan rumah warga Cirendeu, Air danau seluas 30 hektar itupun seperti sebuah tsunami mengalir deras dan membuat rata bangunan-bangunan di bawahnya. Evakuasi dan penyisiran hingga di aliran sungai pesanggrahan terus di lakukan.

Dampak dari bencana ini membuat arus lalulintas Jakarta - Ciputat menjadi macet total. Rumah-rumah yang ada di sekitar aliran sungai pesanggrahan-pun mengalami banjir dadakan. Di Kampung baru Pondok Pinang misalnya ketinggian air mencapai 3 meter menggenangi rumah warga. JZ09ZSA sebagai SMC langsung menjadi pusat komunikasi dalam misi evakuasi dan penanganan pengungsi, JZ09DHR sebagai ketua RAPI DKI Jakarta juga langsung melihat kelapangan dan memastikan operasi berjalan lancar. Hingga sore ini teman-teman RAPI masih berkumpul di JZ09ZSA Lokal Kebayoran Lama untuk mengantisipasi banjir susulan karena cuaca sore ini juga sedikit mengkhawatirkan mengingat debit air dari Ciputat dan Sawangan akan masuk semua ke sungai Pesanggrahan. Selamat bertugas rekan-rekan RAPI, be rescuer !

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

Pasca bencana jebolnya tanggul danau Situ Gintung yang telah menyemburkan satu juta meter kubik air dan menyapu ratusan rumah warga mengetuk hati teman-teman RAPI untuk terjun kelokasi bencana. RAPI Jakarta Selatan yang sebagian wilayahnya terkena dampak bencana tersebut segera melakukan pemetaan bencana. JZ09ZSA dibawah koordinator om Budi JZ09EWH memimpin kegiatan Pencarian korban di lintasan sungai pesanggrahan. Bantuan distribusi logistik di koordinir oleh Om Poetet JZ09GYM, koordinasi teman-teman di lapangan juga dibantu oleh om Marzuki JZ09HMI.

Om Tono JZ09HNY juga terus mengikuti perkembangan di lokasi bencana, kondisi lalulintas yang nyaris mengalami traffic jammed setiap hari memang sulit dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat, sampai-sampai JZ09HNY akhirnya naik motor juga bersama om Herman JZ09GWQ.

Sampai hari ketiga korban yang telah di temukan meninggal telah mencapai lebih dari 90 orang dan laporan keluarga hilang yang lain masih cukup banyak lebih dari 15 orang. Kegiatan pencarian hari ini masih di lanjutkan. Kondisi di lokasi bencana memang saat ini kurang kondusif, karena banyaknya masyarakat yang ingin melihat langsung ke lokasi bencana cukup mengganggu tim SAR yang sedang bekerja. Mobilisasi ambulance dan logistik bantuan pun menjadi sedikit tersendat dengan kondisi lalulintas yang macet.

Kita berharap saja semoga proses penanganan bencana ini dapat berjalan efektif, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Atas nama Pengurus RAPI Wilayah Jakarta Selatan, kami juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan kepedulian teman-teman RAPI Jakarta Selatan yang memberikan dukungan moril dan materiil pada korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief