::: seperti air yang mengalir :::

Ajang Sosial04:10 31 July, 2007 4:10 am

Suasana Yon 2 Marinir Cilandak keliatan sepi, tapi di aula Pasopati Mas Anggoro lagi serius memberikan materi tanggap bencana pada peserta diklat Baznas Rescue.

Sore ini 27 Juli 2007 menjadi kehormatan buatku bisa ketemu temen-temen Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) dari seluruh Indonesia yang mengikuti pelatihan tanggap bencana di Bumi Marinir Cilandak. Yup, kali aku kebagian ngisi materi komunikasi mewakili RAPI DKI Jakarta. Pengda yang menjadi pendamping kali ini mas Gatot JZ09ELL dan mas Heru JZ09DHR.

Kegiatan berakhir menjelang sholat magrib, peserta diklat nampak antusias pingin tahu seluk beluk radio komunikasi, baik yang long distance maupun short distance. Komunikasi memang hal yang paling dalam operasi SAR, evakuasi maupun rehabilitasi pasca bencana. Dan entah untuk kesekian kalinya aku telah menjadi pembicara dikegiatan-kegiatan serupa.

Kadang-kadang ini menjadi pendorong semangat untuk terus meningkatkan pengabdian sosial bagi public service. Tantangan yang muncul justru timbul dari RAPI, kita kekurangan SDM untuk menjadi Rescuer dan relawan komunikasi. Banyak sih anggota RAPI yang baru … tetapi mencari tenaga muda yang masih energik susah, kalo yang turun di kegiatan rescue yang sudah separuh baya …. aduh .. kacian dong, nanti malah di rescue deh .. :)

Mudah-mudahan teman-teman yang selama sangat interes di kegiatan tersebut dapat terus mengupgrade diri, … ready to use for rescuer ….. RR gitu loh :)  

Ajang Sosial01:24 18 June, 2007 1:24 am

mpatJakarta Kiamat … !!!

Tanggal 9 Juni 2007 pukul 17.00 Gunung Anak Krakatau meletus, letusan yang disertai awan panas dan bebatuan mencapai tinggi hingga 25 km, semburan debu yang menyerupai ledakan bom itu membuat radius 150 km dari pusat letusan tertutup debu, erupsi anak krakatau juga menimbulkan gempa tektonik dan tsunami dengan tinggi gelombang 30 meter. Daerah Lampung, Banten dan Jakarta mengalami kerusakan fatal … sebuah kota mati terjadi, korban hari pertama mencapai 1.5 juta orang meninggal. Seluruh infrastruktur seperti gedung, jalan, jaringan PLN, Telepon mengalami kehancuran..

Dalam kondisi panik, dalam kondisi krisis, dalam kondisi keterbatasan … semua bahu-membahu, melakukan operasi penanggulangan bencana. Gubernur segera melakukan koordinasi dengan satkorlak dan TNI, Bakornas segera mengambil tindakan darurat untuk meminta bantuan UN dan MPAT …

Hari pertama, dengan sisa-sisa SDM yang selamat … membuat posko terpadu …
… beberapa relawan komunikasi RAPI DKI yang selamat segera membuka "Disaster communication" …, "may day … may day … 10-33.." radiogram-pun disebar pada frekwensi 11.415 MHz, di repeater 143.550, dan frekwensi wilayah yang masih termonitor. Hanya mengandalkan sisa-sisa aki mobil stasiun darurat-pun mengudara untuk memberikan dukungan operasi penanggulangan bencana akibat letusan gunung anak krakatau …….., semua berkolaborasi baik satkorlak, UN dan MPAT serta NGO lain yang mulai bergerak ke DKI Jakarta.

Kira-kira itulah workshop dan lokakarya MPAT (Multinational Planning Augmentation Team) [ https://www2.apan-info.net/mpat/] yang dilaksanakan di Hotel Borobudur tanggal 11-15 Juni 2007. Mengambil Sumba room sebagai ruang kendali, puluhan notebook online selama 24 jam, dan koordinasi global semuanya terjadi disana.

Suatu pengalaman yang luar biasa dapat terlibat dalam operasi penanggulangan bencana diatas, MPAT Tempest Express 12 di ikuti oleh ahli-ahli strategi dari Tentara Multinasional, TNI dan POLRI, WHO, UNHCR, UNICEF, OCHA, dan departemen PBB yang lain, NGO serta unsur Satkorlak.

… dan Alhamdulillah aku selamat :) soalnya , … di ruang komunikasi aku ikut mengendalikan komunikasi dari satlak-satlak di 5 wilayah kotamadya di DKI Jakarta, menjadi penghubung antara Bakornas MPAT serta NGO di lapangan. Setiap hari Analisis perkembangan selalu menjadi sarapan pagi, … wah ..tidak dapat dibayangkan jika ini benar-benar terjadi.

Indonesia memang banyak memiliki bom waktu yang siap meledak …, jika gunung anak krakatau meletus dapat dipastikan jutaan orang akan meninggal … dan mungkin saja salah satunya adalah aku …. astaghfirullah ! Nauzubillah min dzalik ..!

Tapi aku bersyukur, international workshop  kemarin jadi catatan tersendiri, …. bahwa kita hidup di atas bencana …., hanya saja kita tidak tahu kapan itu datang …

Ajang Sosial02:26 1 August, 2006 2:26 am

Photobucket - Video and Image Hosting

Menjadi first responding memang perlu tantangan, banyak pengalaman yang aku dapati saat menjadi tim disaster communication ini, tetapi ada juga yang sangat di sayangkan … ternyata kita tidak memiliki National Net traffic, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang harus segera di berikan pada mereka yang terkena bencana selalu saja terlambat datangnya.

Kapan kita memiliki manajemen disaster yang mumpuni, karena negeri ini memang rawan untuk itu, berapa lama lagi kita harus berdiskusi, sementara mereka menangis di dalam tenda-tenda pengungsi …

Ajang Sosial 1:39 am

Photobucket - Video and Image Hosting

Ketika Allah telah mulai memperingatkan hambanya, itu tidak berarti sebuah bencana, karena aku yakin ia amat sayang dengan hambanya. Dia memanggil untuk mengisi syurga-syurganya dan meninggalkan yang lain untuk meneruskan zikir pada-Nya.

Aku hanya memahami dengan akal pendek-ku bahwa aku juga memiliki kewajiban untuk menolong sesama.. kesempatan yang diberikan untukku, mudah-mudahan adalah merupakan ibadahku sebagai pengabdian untuk-Nya.

« Previous Page