al hikmah01:39 19 September, 2006 1:39 am
Minggu pagi kemarin kebetulan ada acara taklim dengan adik-adik sepupu, acara rutin tiap 3 bulan sekali itu kita sempatkan untuk mempererat silaturahmi keluarga sekaligus untuk pengajian rutin. Topik pengajian menyambut ramadhan langsung seru … karena banyak kegagalan yang tidak bisa di aplikasikan oleh umat islam di lingkungan kita, Rona sepupuku yang tinggal lama di australia langsung ngeluarin uneg-unegnya ..hehehe…, di Indonesia orang tidak di manusiawikan …, dari urusan public kayak transportasi, hukum, konsumen, sampe sakit pun tidak ada pelayanan yang cukup manusiawi … padahal mayoritas Indonesia beragama islam …, dimana aplikasi agama …? dimana .. cermin ramadhan setiap tahunnya…gagal ..gagal semua… deg !, Aku bengong sepupuku memaparkan kehidupan moslem di australia sama indonesia …
Memang ada benarnya kalo mayoritas muslim di Indonesia tidak menjamin ada kehidupan islami di lingkungan kita, … keluar dari rumah .. ups.. di perempatan jalan-jalan, di terminal, di pelayanan umum, terkesan ada hukum rimba yang berlaku .. dimana si kuat menindas si lemah, … ironisnya mereka juga sesama muslim. Kalo pernah liat iklan mild … langsung bilang deh .."TANYA KENAPA" …
Ok, terlepas dari kenyataan itu memang ada kesalahan persepsi dalam menyikapi bulan ramadhan itu, menurutku sebagian muslim Indonesia lebih suka menjadikan ramadhan sebagai rutinitas dan ceremonial tahunan, siang puasa hanya untuk menahan lapar dan malam ikut sholat tarawih …, lantas aktualisasi sosial ..???? ehhmmm yang ini sulit dijabarkan…
Contoh sederhana deh, pernahkah kita memperhatikan seseorang yang pernah kita beri zakat fitrah ..?? apakah pernah kita evaluasi … berapa tahun dia selalu menerima..dan menerima terus ..??? kita tidak pernah berupaya mengeluarkan sodara kita dari kemiskinan ..dari keterbelakangan … dan mungkin kita cenderung memanjakan mereka untuk tetap miskin …
Konsep muamalah perlu di kaji lagi, bahwa mengeluarkan saudara kita dari kemiskinan materi sebenarnya lebih utama dari pada harus memberi zakat kepada mereka setiap tahun, … artinya kepedulian sosial itu tidak akan berarti kalau tidak ada barometer ke arah perubahan yang lebih baik, jadi solusinya … kebersamaan muslim untuk memperbaiki kondisi umat itu harus menjadi prioritas.
Yang paling sulit memang kalo sudah nyambung ke urusan moral dan kebiasaan …, nyebelin nggak sih kalau kamu harus mengeluarkan uang walaupun 1000 rupiah pada preman di prapatan jalan atau tukang parkir bayangan..atau oknum pemerintah yang memungut bayaran tidak resmi …? padahal mereka muslim .., menyakitkan … ada ketidak ihlasan melihat budaya semacam itu, tapi itulah cermin kehidupan yang ada di sekeliling kita, agama … belum bisa melahirkan moralitas seperti yang kita harapkan.
Mudah-mudahan dengan teguran bencana,..dengan teguran dakwah yang sejuk … kita dapat menemukan ramadhan ini sebagai gerbang perubahan berbudaya yang lebih islami .. karena kita sejatinya memang muslim atau muslimah …