Yamaha Review Product with KoBOI
Minggu jam 10.00 sudah sampe duluan di YSS Cempaka Putih, hari ini teman-teman Komunitas Blogger Otomotif Indonesia (KoBOI) khususnya yang pada maniak 2 wheeler ini di undang untuk acara preview new product from yamaha … Om Bambang sebagai GM Promotion langsung menyambut teman-teman KoBOI. Setelah Santap siang bersama acara yang di awali dengan review new product dan feedback atas produk Yamaha.
Beberapa kawan-kawan KoBOI sempat turun semangat …begitu tahu yang keluar malah New Jupiter 2009 … bukan Sport turing yang selama ini jadi isu panas di kalangan KoBOI. Btw ya namanya juga pecinta roda dua, akhirnya feedback yang disampaikanpun sempat tidak fokus ….
Yamaha masih memilih mengutamakan bebek sebagai produk di penghujung tahun ini. New Jupiter 2009 yang mengusung mesin 113 cc dengan tampilan yang menggabungkan inspirasi dari Jupiter MX dan Jupiter sebelumnya diharapkan dapat menggejot penjualan yamaha di kelas bebek. Jupiter 2009 mengalami perubahan total di sektor mesin. Tehnologi terbaru di motor ini adalah penggunaan kopling basah yang meniru pada sistim kopling mobil. Sehingga di motor ini koplingnya hanya menggunakan dua plat di tambah dengan ring model bintang.
Motor ini akan bersaing dengan rivalnya yang tak kalah canggih seperti Supra injection, shogun injection dan new kawasaki. Tentu saja konsumen akan semakin memiliki banyak pilihan dan kelebihan dan kekurangannya.
Trus Bagaimana dengan si Fazer 160 …??? hopeless …. bisa kejadian nih, soalnya statemen om Paulus… untuk produk sport turing ini masih dalam tahap riset, masih banyak penyempurnaan karena FZ-16 yang akan di jual di Indonesia memiliki perbedaan dengan FZ-16 yang di jual di India, salah satunya adalah versi Indonesia memiliki kick stater … jika di motor ini di terapkan sistem kopling seperti New Jupiter 2009 bisa dipastikan daleman motor ini jelas berbeda total dengan yang di India. Entahlah kapan waktunya … sepertinya pihak Yamaha memanfaatkan antusias konsumen sebagai strategi pemasaran untuk kelas sport ini.
Pukul 04.00 acara review selesai, sempitnya waktu tidak memungkinkan pertanyaan dari kawan-kawan KoBOI di respon seluruhnya, sampai-sampai om Taufik harus menyampaikan daftar pertanyaan secara tertulis …
Foto-foto kegiatan Komunitas Blogger Otomotif Indonesia (KoBOI) di Yamaha Flag Ship Cempaka Putih dalam rangka preview new product ( New Jupiter 2009 ) and kepuasan pelanggan ..










































Sebuah terobosan baru dalam memajukan dunia motorsport baru saja di gelar di Sirkuit Sentul. Acara yang bertajuk "GP Mono" dan "Supersport" Indonesian Championship 2009 kali ini sebagai bukti keseriusan PP IMI dalam memajukan prestasi rider muda Indonesia yang diharapkan mampu bersaing di Asia atau mungkin mengikuti jejak Doni Tata untuk go Internasional di ajang MotoGP. GP Mono sendiri adalah kelas baru yang akan digelar dalam beberapa seri. Mrs. Midori direktur GP Mono mengungkapkan bahwa inilah saat yang tepat untuk para rider muda meraih prestasi yang dapat mengantar pada kelas-kelas balap motor ber-cc besar. Spesifikasi GPmono yang menggunakan motor dengan spesifikasi balap 250cc seharga 5 M ini menjadi investasi awal para riders yang serius menekuni dunia balap. Motor GPmono yang digunakan adalah menggunakan basis Honda-CRF 250 yang kemudian di modifikasi dengan spec racing. Tenaga sebesar 30-40 dk yang dihasilkan telah terbukti mampu menembus sirkuit sentul dalam waktu 1.menit 45 detik. Ini akan membuat sebuah race yang mendekati balapan kelas dunia. Apalagi spesifikasi tersebut disiapkan untuk mengacu pada regulasi MotoGP yang rencananya tahun 2011 sudah menggunakan motor type 4 langkah. Tentu hal ini dapat menjadi persiapan awal yang sangat bagus untuk riders muda seperti Satrio yang berhasil menjuarai GPmono kali ini dengan pertarungan seru selama 12 laps. Rider dari Aceh yang masih berusia 18 tahun ini patut di perhitungan oleh riders dari daerah lain karena ternyata prestasi putra daerah ternyata memiliki peluang yang sangat besar. Dan peluang di GPmono tentu akan semakin menarik. PP IMI sendiri telah berupaya mengorder 30 motor untuk kegiatan GPmono ini dari rumah modifikasi Moriwaki di Jepang.
Frame Moriwaki original 

































