::: seperti air yang mengalir :::

untuk sahabat07:34 20 October, 2009 7:34 am

Sempat menjadi gosip panas menjelang akhir tahun ini …., isu YMKI yang akan merilis type FZ-16 di bursa motor Indonesia sampai hari ini masih tertutup kabut, kalau toh sempet ketemu sama testernya di jalan dan di tanya … paling-paling jawabnya juga sebentar lagi mas …

Yamaha FZ-16 memang sudah melenggang cukup lama di Amerika Selatan dan India, walaupun dengan spek kecil 160cc tetapi untuk memenuhi hasrat turing rasanya motor ini cukup lumayan. Jangan di bandingkan dengan FZ-600 yang jadi biangnya, jelas kalah jauh lah … Tetapi coba kita lihat dari sisi ekonomisnya, dengan gosip harga dibawah Yamaha Vixion jelas konsumen roda dua bakal melirik si macho FZ-16 ini. Memang dari spek mesin yang masih satu cylinder 2 katup kalah sama Vixion, tetapi soal performa nggak jelek-jelek amat, buktinya dengan profil ban 100/80 didepan dan 140/60 belakang FZ-16 ini masih lincah meliuk-liuk pada kecepatan 100 -120 Kpj.

Tinggal menunggu ….. ! itu yang bikin gerah, sementara di India upgrade terbarunya yang sudah memakai firing mewarnai setiap web dan jalanan new delhi …., kapan ya muncul di Jakarta … ????

fazer 16 2009

fazer 16 2009

fazer 16 2009

fazer 16 2009

fazer 16 2009

fazer 16 2009

fazer 16 2009

fazer 16 2009

 

untuk sahabat01:10 7 September, 2009 1:10 am

Alhamdulillah, acara yang berbuka puasa yang digelar teman-teman RAPI Jakarta Selatan dan sekitarnya berlangsung sukses …, kehadiran teman-teman RAPI se-JABODETABEK dan salah satu rekan RAPI Banda Aceh, semakin menguatkan rasa persaudaraan diantara keluarga besar RAPI.

Menjelang sore om kumis-JZ09HZM, om Bambang-JZ09EGG, om Acoy-JZ09ECC beserta seksi sibuk yang lain sudah ramai di frekwensi 142.600 MHz. pukul 14.00 bumi perkemahan Ragunan mulai dipersiapkan untuk acara, mulai dari nyusun kursi, menyiapkan tempat sholat berjamaah dan menyiapkan tata letak konsumsi berbuka puasa.

Teman-teman RAPI mulai berdatangan pada pukul 17.00 WIB, dan acarapun digelar dengan sambutan seni Marawis dari lokal II Tebet, kemudian siraman Rohani dari Lokal Pasar Minggu. Acara yang di pandu oleh sis Ida-JZ09IDA pun berlangsung meriah hingga datangnya beduk magrib. Selepas berbuka dengan es buah sajian om Abi-JZ09SAS sebagian rekan-rekan langsung menunaikan Sholat Magrib berjamaah secara bergantian.

Acara berlanjut dengan bincang-bincang santai sambil santap malam hingga pukul 21.00 WIB….

Atas nama Keluarga Besar RAPI Jakarta Selatan mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan-rekan semua diacara berbuka puasa kemarin, semoga silaturahmi kita kian erat dan bermakna, dan … ibadah puasa kita semakin menyempurnakan keimanan kita. Amin

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

Buber2009

 

untuk sahabat23:46 17 August, 2009 11:46 pm

Baru saja pulang dari Lampung di depan rumah sudah mulai pasang-pasang bendera untuk acara nanti malam, tapi mendingan tidur dulu lah sebelum ikut nongkrong buat nanti malam. Habis magrib baru gabung sama pak RT nyiapain acara HUTRI ke 64 di RT 11 Villa Mutiara. Acara yang di lakukan di sekitar gang rumah ini keliatan ramai. Ibu-ibunya kompak masak rame-rame dan anak-anak yang rata-rata masih usia SD ini juga siap untuk mengisi acara 17-an. Acara di isi doa bersama dan sambutan dari Ketua RW, setelah itu langsung pentas seni dan pembagian hadiah lomba. Yang paling seru adalah melihat film tentang kegiatan di komplek RT 7, wah anak-anak keliatan seneng banget pada jadi bintang filem .. :)

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

HUTRI

 

untuk sahabat 11:41 pm

lampung

Menjelang dini hari kemarin 15 Agustus 2009, akhirnya jadi juga berangkat ke lampung, yup … mumpung pas ada liburan 17-an, sekalian nyempetin nyekar ke makam bunda. Sore sengaja prepare buat si Pulsar 200, ganti oli sendiri, chek break system, lampu, dan kondisi roda supaya siap di ajak lari di jalan lintas SUmatra. Pukul 03.00 start melalui rute jalan Moh. Kahfi I, isi BBM dulu Rp. 20.000,- di Indikator Fuel hampir fullbar kurang satu strip, berarti prediksi bisa untuk jarah tempuh minimal 500 Km. Suasana jalan masih terasa sepi, sedikit dingin tapi malah tancap gas rata-rata 90 Kpj. Rute Buncit - Mampang - Grogol - Daanmogot - Cimone - Serang terasa lancar, pukul 5.00 mampir sebentar di SPBU dekat perbatasan Cilegon untuk sholat shubuh, disini sempat ketemu rider pulsar yang mau menuju Bandung, setelah ngobrol sebentar kemudian saya berpamitan dan kembali memacu si P-200 menuju merak. Selama perjalanan ada sedikit hambatan perbaikan jalan, yaitu selepas Citra raya tangerang dan menjelang masuk Serang Banten. Kemudian di sekitar kawasan industri Kragilan jam 5 pagi sudah ketemu macet karena karyawan pabrik yang dari arah Cilegon banyak yang menuju ke tempat ini, persis seperti jalanan TB. Simatupang pada jam sibuk, yang sedikit berbahaya mereka pada ngambil sisi kanan dan kebut-kebutan. Pukul 06.00 akhirnya tiba di Pelabuhan Ferry Merak, dan beli tiket sebesar Rp. 28.000,-. Begitu masuk di kapal kesempatan deh buat tidur sejenak .. lumayankan naik kapal selama 2 jam … ;)

Pukul 08.00 kapal baru bersandar di Pelabuhan Bakauheni, waww … jalanan baru selesai di hotmix rupanya, masih terasa licin dan mulus. Begitu keluar kapal beberapa motor langsung tancap gas di jalan lintas sumatra ini, untuk sesaat saat menikmati pemandangan yang indah di sekitar Kalianda ini pada kecepatan 80 Kpj. dan selanjutnya mulai naik gas hingga di 110 Kpj. Jalanan antara Bakauheni hingga tarahan yang panjangnya sekitar 80 Km ini memang lebih mirip sirkuit, memiliki lebar yang sesuai,sepi dan mulus. Saya sempat memacu hingga kecepatan maximum 150 Kpj, tetapi nggak berani lama-lama, ngeri juga kalo tiba-tiba motor mogok di tempat sepi …, Tenaga Pulsar-200 pada RPM 9000 terasa sangat sangar, boleh di acungi jempol untuk motor kelas 200cc memiliki handling yang smooth tetapi tenaga besar. Saya benar-benar menikmati perjalanan ini. Memasuki Bandar Lampung hingga Metro jalanan sudah mulai ramai, kecepatan max 80Kpj sudah cukup bagus. dan jam 10.00 pagi akhirnya sampai di tanah kelahiran Metro tercinta ….

Minggu 16 Agustus 2009, saatnya kembali ke Jakarta setelah kemarin sore acara ziarah ke makam bunda selesai. Setelah sholat shubuh si merah P-200 langsung menembus kabut menuju Pelabuhan Bakauheni, jalanan yang relatif sepi kembali menggoda untuk memacu P-200 di kecepatan 100 Kpj, sempat ketemu beberapa rider yang lagi touring menuju bandar lampung seperti club Minerva 250. Jam 6.30 sampai juga di Pelabuhan Bakauheni setelah di Kalianda sempat kena hujan gerimis.
Setelah Kapal sampai di Pelabuhan Merak, jalanan sudah sedikit ramai wah ini musti santai pada kecepatan max. 70 Kpj, akhirnya menjelang jam 13.00 baru sampai di depok, Alhamdulilah selamat deh.

Catatan ;
Konsumsi BBM Pulsar-200 dari Depok ke Metro PP Rp. 50.000,-
Tiket Ferry PP Rp. 56.000,-
Makan siang dikapal … nggak ada yang cocok .. jadi mampir di warung padang aja Rp. 15.000 sudah kenyang bro ..
 

lampung

lampung

lampung

lampung

lampung

lampung

lampung

lampung

lampung

 

untuk sahabat, Info Tehnologi05:18 11 June, 2009 5:18 am

3G setting
Kebutuhan sarana komunikasi global saat ini memang mudah untuk didapatkan, dari Blackberry, GPRS, hingga 3G dan wifi-hotspot dapat kita dapatkan di kota-kota besar seperti Jakarta ini. Saat ini harga netbook juga semakin murah, dengan harga antara 3.5 hingga 5.5 juta kita sudah bisa menikmati komunikasi global dan sarana kantor bergerak. Peralatan tersebut juga dapat kita setting dengan mudah dan murah.

Sebagai gambaran yang sedang gunakan untuk memposting artikel ini, saya menggunakan Netbook "Advan" dengan processor Intel ATOM N270, 1.6 Ghz/533 MHz, dengan Video Graphic Intel 945GME, dan 10.2 WXGA led display. 1 Gb DDR2, 160 Gb SATA HDD, Wifi dan HSPDA Slot ready dan Web camera. Modem saya gunakan Indosat 3G merek Huawei model E220. dan OS saya pilih Ubuntu 9.04 karena terbaru di lingkungan linux.

Instalasi berjalan sempurna semuanya melalui USB pen-drive yang bisa kita buat sendiri dari PC desktop. Semua hardware terdeteksi semua hingga ke tampilan 3D untuk compiz fusion. Yang paling menyenangkan ini bisa dilakukan oleh seorang pemula sekalipun. Termasuk bagaimana cara menggunakan modem 3G di linux.

Ketika modem 3G usb di tancapkan linux langsung mengenali hardware tersebut, klik simbol network di pojok kanan atas, pilih VPN Connection lalu VPN configuration. Pilih menu mobile broadband dan Add, karena saya menggunakan indosat3G saya berinama indosat3G, ketik number dialnya dengan *99# , user name indosat, password indosat, APN indosat3g dan terakhir isi DNS Server di bagian IPvSetting dengan angka 202.152.161.227 lalu klik apply.

Beres, modem langsung terbaca dan terkoneksi ke indosat, acara surfing, chating, dan becanda di milispun bisa kita mulai dimanapun kita berada …. gampangkan masuk ke dunia maya … ;)

untuk sahabat01:15 30 April, 2009 1:15 am

Ordometer di Pulsar Merah sudah mencapai 1800, ini sudah mendekati waktu untuk servis yang ke 2, dan kemarin sore sepulang dari kantor saya langsung ke JAR Pondok Labu untuk melakukan servis yang ke 2, keluhan yang sampaikan pertama adalah indikator filter udara mulai berkedip-kedip tanda filter mulai kotor, dan keluhan kedua adalah tenaga P200 yang masih ngelitik kalau menghadapi tanjakan 45 derajat. Untuk trek lurus akselerasi cukup lumayan, smooth tetapi responsif. Sensasi tehnologi DTS-i benar-benar mak nyuss… ketika di ajak lari diatas 80 Kpj. Dari Lampu merah Pasar Minggu hingga jalan baru Lenteng Agung pada malam hari bisa merasakan hembusan angin pada kecepatan 120 Kpj, walaupun standar pabrik pulsar sendiri memang termasuk kencang hingga 130 Kpj, tetapi motor ini type sport touring, jadi ya paling nikmat dibawa santai jalannya .. ;)
trouble01

Beberapa saat setelah masuk ruang services, mekanik JAR dengan cekatan membongkar Fuel Tank, setel klep, cek busi dan …. waduh kok Bak Kopling dibuka … ??? Saya nggak ngerti kenapa harus buka mesin dan menyusun ulang plat kopling …., dan dalam tempo satu jam semuanya nampak selesai…

Saya langsung pulang … tetepi ketika beberapa saat motor parkir dihalaman kok ada oli yang menetes … ah mungkin ini bekas tetesan sewaktu ganti oli tadi, akhirnya motorpun saya cuci bersih dan masuk rumah …., satu jam didalam sambil nonton TV iseng-iseng saya lihat si Pulsi Merah ini, ternyata … masih ada tetesan oli di lantai … saya coba membesihkan dengan tisue hingga kering, tetapi pagi harinya saya lihat tetesan oli sudah banyak di lantai, perkiraan saya ada 100 ml oli yang sudah keluar, … bahaya nih !! rupanya mekanik agak ceroboh waktu memasang tutup blok kopling. gasket tidak berfungsi optimal sehingga oli merembes keluar.. berarti nanti harus meluangkan waktu lagi ke bengkel … duh ! kenapa nggak teliti ya ..

untuk sahabat, jalan-jalan01:59 21 April, 2009 1:59 am

Hari jum’at besok teman-teman RAPIRIDERS mengajak untuk group riding ke pantai Pelabuhan Ratu … kebetulan STNK motor juga sudah keluar setelah merasakan penantian yang panjang, berarti tinggal  nambah perlengkapan touring, bersama JZ09EWH, JZ09HIA dan 01 akhirnya hunting accessories buat si "merah" yang mau di ajak jalan-jalan, planning pertama memang harus ada rear box dan radio komunikasi.. yah .. yang lain standar saja karena memang memenuhi spek untuk touring …

my pulsie

my pulsie

my pulsie

my pulsie

my pulsie

1stride

1stride

1stride 

Sebenarnya agak ragu juga mengajak Pulsar 200 dts-i melintasi route Cikidang, karena jalannya memang penuh tikungan S curve dan V curve belum tanjakan dan turunan yang curam hingga 30 derajat… untuk motor yang masih inreyen ini menjadi ajang pemerkosaan :) :)

Butuh waktu seminggu untuk memahami karakter si pulsar ini, mesinnya memang kelewat halus ketika di ajak lari 75 Kpj. Tetapi untuk melibas tikungan dengan gaya MotoGP aduh .. deg-degan juga karena banyak yang bilang ban asli bawaan pulsar licin …., dan akhirnya si ‘merah’ pun lulus juga di ajak ke pelabuhan ratu, gile benerrrrr bensinnya irit banget … 1 liter tembus 60 Km, yang nggak habis pikir adalah isi full tank dan menempuh perjalanan 315 Km cu butuh 1 strip bar, karena penasaran saya buka tutup bensinnya dan luar biasa untuk Jakarta - Pelabuhan Ratu bensin tampak masih di bibir tanki, wah ini sih masih bisa di pake kerja sampe 2 minggu nih … ;)

Dan ini review group riding sekalian first ride my Pulsar 200 DTS-i ke Pelabuhan Ratu ….

Minggu 18-19 April, beberapa teman-teman RAPIRIDERS berinisiatif mengadakan trip to Pelabuhan Ratu Beach, acara yang sekaligus menjadi ajang latih diri dalam safety ride ini juga sekaligus menjadi fun competition di kegiatan auto dubling, futsal, dan karaoke. Halaman sebuah bungalow di sebelah Samudra Beach pun dipenuhi 17 motor dan 5 Mobil RAPIRIDERS. Suasana yang penuh kekeluargaan dan nuansa pantai yang indah terasa sangat nyaman dan mengasikkan, apalagi view tersebut dapat dinikmati dari jendela kamar tidur atau dari tepi kolam renang … ;) Dan inilah review kegiatan teman-teman RAPI di Pelabuhan Ratu …

Sabtu dinihari 18 April 2009 03.00 WIB

Teman-teman mulai sibuk 10-25 untuk koordinasi di titik kumpul terminal Lebak Bulus Jakarta Selatan. Suasana yang masih sepi ini dipilih untuk menghindari macet selama riding group. Om Budi JZ09EWH bertugas sebagai road captain, sementara Om Kiki JZ09HZZ bertindak sebagai Sweaper. Tepat jam 04.00 WIB group riding RAPIRIDERS pun bergerak melintasi jalan Ciputat Raya - Bogor - Lido dan Istirahat di SPBU Cikidang untuk sholat shubuh serta sarapan lontong dan tahu bacem sambil menikmati hangatnya kopi jahe… ;) Ada yang menarik ketika sampai di Cikidang .. pagi ini kabut begitu tebal dan cukup menghalangi jarak pandang yang hanya tembus hingga jarak 50 meter saja…

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

Jalan Raya Cikidang mulai disinari Matahari pagi, kabut telah berlalu … dan teman-teman nampak asik menikmati indahnya trek favorit ini, udara perbukitan nampak terasa sejuk. Tetapi konsentrasi tinggi dengan banyaknya tikungan yang S curve dan V curve tetap di antisipasi, apalagi tanjakan dan turunannya ada yang mencapai 45 derajat, lumayan buat olah raga sport jantung …

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

Jam 08.00 pagi akhirnya group ridingpun finish di pantai Pelabuhan Ratu, tiga buah bungalow telah menanti dan nampaknya teman-teman sudah tidak sabar ada yang ingin tiduran dan ada pula yang langsung renang …

Jam 16.00 kegiatan pertama adalah lomba futsal, semua harus turun mencari tim berdasarkan nomor undian, waduh … nafas sampai ngos-ngosan, maklum biasanya cuma buka tutup gas saja, sekarang bener-bener lari menguras tenaga …, untung pak ketuwil rajin olahraga jadi tidak perlu dikhawatirkan kehabisan nafas :)

Selesai acara futsal, teman-teman rame-rame menghabiskan suasana sunset di kolam renang, ada yang sambil menikmati kopi hangat sambil memandang ombak, ada yang mencoba beberapa putaran menggunakan gaya kura-kura ninja … ;)

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

Malam hari acara lomba berikutnya adalah karaoke, ehh .. iya kebetulan kan ada yang ulang tahun .. Om Bejo JZ09GGM dan mbak Ogie JZ09HIA, wahh SELAMAT ULANG TAHUN ya .. semoga makin makmur rejekinya, makin dewasa dan makin panjang umurnya …., dengan berat hati …. maaf ya ceplokkk … nah lu telornya pada pecah deh buat keramas hehehe …. pasti rambutnya makin subur :)

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

Pagi teman-teman masih ogah-ogahan bangun, padahal pagi ini masih ada final futsal, akhirnya setelah jam 9 pagi acara final futsal baru bisa dilaksanakan dan tim nya JZ09GGM meraih juara pertama. Yang paling di tunggu oleh teman-teman tentu acara yang satu ini AUTO DUBLING, kompetisi RF Racing ini dibagi kedalam kelas 5 watt dan free for all max 10 Ampere. Juara kelas 5 watt di rebut oleh Bro RIno JZ09HTM dengan menggunakan HT Icom 02-N dan kelas free For All di menangkan oleh Bro Hengky JZ09HZH dengan TX Yaesu FT-1500

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

Setelah jam 13.00 akhirnya teman-temanpun kembali bersama-sama ke Jakarta, sayangnya begitu memasuki kota Bogor cuaca kurang bersahabat, hujanpun turun hingga teman-teman sampai di Jakarta… tapi perjalanan akhir pekan ini memang sangat menyenangkan, paling tidak disinilah keakraban keluarga besar RAPI khususnya RAPIRIDERS terus terjalin …. ini yang membuat JZ09GET kembali memberikan usulan bagaimana kalo ini di jadikan agenda rutin tiap tiga bulan sekali … wahh SETUJU bro … :) :)

rapiriders gathering

rapiriders gathering

rapiriders gathering

 

untuk sahabat02:24 16 April, 2009 2:24 am

Penantian yang panjang menunggu keluarnya STNK Pulsar 200 pun usai, setelah manyun selama 25 hari hari ini si Merah sudah bisa di ajak masuk kantor, rencana pertama adalah menambah rear box untuk menampung jas hujan, tas kerja, laptop dan helm kalo pas mampir ke mall. Soalnya biasa ada rearbox giliran nggak ada rearbox sempat bingung juga, akhirnya acara jalan perdana bersama si pulsi 200 kemarin pulang kantor harus di warnai hujan-hujanan.

Besok Sabtu - Minggu ada acara gathering bersama teman-teman RAPIRIDERS ke Ocean Queen di Pelabuhan Ratu. Ini moment pertama menguji ketangguhan pulsar 200 untuk menaklukan tingkungan-tikungan di Cibadak dan Cikidang.

Yang masih belum pas di inrayen tahap I ini adalah … perpindahan gigi dari 1 ke 2 terlalu rapat, sehinga untuk free perseneling jadi susah musti pake feeling, kemudian untuk menghadapi tanjakan pada posisi gigi 2 mesin masih terasa nggelitik. Shock breaker depan mulai kelihatan ada rembesan oli, hmmm padahal belum di pake jalan sampe 500 Km nih …

untuk sahabat07:10 8 April, 2009 7:10 am

Hari ini adalah hari yang ke 17 sejak si Pulsie Merah jadi penghuni baru di rumah, sayangnya sampai hari ini pula akta lahirnya tidak ada. Rasanya Capek nelpon ke dealer …., jawabannya selalu tidak pasti. Terus terang saya sangat kecewa sekali dengan pelayanan pihak JAR selaku dealer dari produk Bajaj Auto Indonesia. Lambannya pelayanan perijinan ini seperti menggunakan cara yang sangat konvensional, padahal di jaman yang serba on line dan global seharusnya hal itu dapat di minimalisir. Duh ….baru kali ini ganti-ganti motor dan kepentok sama merek yang satu ini…., sebagai produk baru yang semestinya mampu bersaing dengan produk lain ternyata malah di tinggalkan oleh main dealer dari BAI.

my pulsar 

Sebenarnya saya juga sempat was-was membaca forum-forum pengguna Pulsar 180 dan 200 yang menemui kendala dari produk BAI, tapi konsumen BAI sudah terlanjur harus bersikap survive, … entah hal itu menjadi bahan koreksi atau tidak untuk produk-produk BAI. Mungkin inilah yang harus saya hadapi dari kekecewaan pertama bersama si Pulsar 200…

Kesimpulan dari apa yang saya baca di forum-forum Pulsar, kekecewaan tersebut muncul dengan kasus sebagai berikut :

  1. Plat nomor dan STNK lambat prosesnya, rata-rata hampir 1 bulan
  2. Kelemahan di beberapa bagian kendaraan Pulsar seperti ;
    • - Karet teromol yang cepat rusak
    • - Shock breaker depan sil-nya cepat bocor
    • - Kendala di elektrick stater
    • - Ban yang Licin untuk kondisi Indonesia
    • - Pembacaan skala BBM tidak akurat
    • - Rangka yang kurang kuat jika di pasangi rear box
    • - Spidometer memiliki kontruksi lemah
    • - dan Mesin pada kondisi tertentu berubah menjadi kasar.
  3. Sparepart sangat sulit didapat di tempat lain, jadi harus mencari persamaan part dengan merek motor lain.
  4. Tenaga mekanik ahli belum memiliki informasi yang sama, sehingga dari bengkel satu dengan bengkel lain mengalami beda analisa atas gangguan motor konsumen.

Jadi jika anda akan menggunakan produk Bajaj, siap-siaplah dengan kondisi yang tidak meng-enakan di atas.. :(

untuk sahabat03:32 30 March, 2009 3:32 am

Jum’at 27 Maret 2009, menjadi pagi kelabu untuk warga Cirendeu dan beberapa kelurahan di Jakarta Selatan. Pagi ini tanggul danau situ Gintung yang di bangun pada tahun 1933 jebol dan menyapu ratusan rumah warga Cirendeu, Air danau seluas 30 hektar itupun seperti sebuah tsunami mengalir deras dan membuat rata bangunan-bangunan di bawahnya. Evakuasi dan penyisiran hingga di aliran sungai pesanggrahan terus di lakukan.

Dampak dari bencana ini membuat arus lalulintas Jakarta - Ciputat menjadi macet total. Rumah-rumah yang ada di sekitar aliran sungai pesanggrahan-pun mengalami banjir dadakan. Di Kampung baru Pondok Pinang misalnya ketinggian air mencapai 3 meter menggenangi rumah warga. JZ09ZSA sebagai SMC langsung menjadi pusat komunikasi dalam misi evakuasi dan penanganan pengungsi, JZ09DHR sebagai ketua RAPI DKI Jakarta juga langsung melihat kelapangan dan memastikan operasi berjalan lancar. Hingga sore ini teman-teman RAPI masih berkumpul di JZ09ZSA Lokal Kebayoran Lama untuk mengantisipasi banjir susulan karena cuaca sore ini juga sedikit mengkhawatirkan mengingat debit air dari Ciputat dan Sawangan akan masuk semua ke sungai Pesanggrahan. Selamat bertugas rekan-rekan RAPI, be rescuer !

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

gintung

Pasca bencana jebolnya tanggul danau Situ Gintung yang telah menyemburkan satu juta meter kubik air dan menyapu ratusan rumah warga mengetuk hati teman-teman RAPI untuk terjun kelokasi bencana. RAPI Jakarta Selatan yang sebagian wilayahnya terkena dampak bencana tersebut segera melakukan pemetaan bencana. JZ09ZSA dibawah koordinator om Budi JZ09EWH memimpin kegiatan Pencarian korban di lintasan sungai pesanggrahan. Bantuan distribusi logistik di koordinir oleh Om Poetet JZ09GYM, koordinasi teman-teman di lapangan juga dibantu oleh om Marzuki JZ09HMI.

Om Tono JZ09HNY juga terus mengikuti perkembangan di lokasi bencana, kondisi lalulintas yang nyaris mengalami traffic jammed setiap hari memang sulit dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat, sampai-sampai JZ09HNY akhirnya naik motor juga bersama om Herman JZ09GWQ.

Sampai hari ketiga korban yang telah di temukan meninggal telah mencapai lebih dari 90 orang dan laporan keluarga hilang yang lain masih cukup banyak lebih dari 15 orang. Kegiatan pencarian hari ini masih di lanjutkan. Kondisi di lokasi bencana memang saat ini kurang kondusif, karena banyaknya masyarakat yang ingin melihat langsung ke lokasi bencana cukup mengganggu tim SAR yang sedang bekerja. Mobilisasi ambulance dan logistik bantuan pun menjadi sedikit tersendat dengan kondisi lalulintas yang macet.

Kita berharap saja semoga proses penanganan bencana ini dapat berjalan efektif, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Atas nama Pengurus RAPI Wilayah Jakarta Selatan, kami juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan kepedulian teman-teman RAPI Jakarta Selatan yang memberikan dukungan moril dan materiil pada korban musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

situgintung relief

« Previous PageNext Page »